Friday, November 29, 2013

pengalaman pertama

ini yang pertama dan semoga berlanjut. yeeeee...! akhirnya, zona aman pun bisa ditembus!
rasanya senang bukan kepalang, sekaligus berdebar karna ini pengalaman pertama untuk memandu acara di luar area radio. biasanya cupa-cuap dan dan hanya sekedar di dalam ruangan dan hanya sekedar di dengarkan melalui radio, kali ini harus berhadapan langsung dengan penonton. pengalaman yang menarik. bukankah itu yang selama ini ingin kau wujudkan, mel?

Wednesday, November 27, 2013

Sekedar kepuasan

Alhamdulillah.... dengan segenap pengorbanan, akhirnya terbayarkan juga dengan kemenangan itu. memang bukan kemenanganku, tapi, itu sudah cukup memuaskan :D

Thursday, October 31, 2013

-puisi- Tanah Hijau


Tanah Hijau
Oleh: Melly Ai


Mereka bilang,
Inilah hijau yang sebenarnya hijau
Mereka sebut,
Inilah yang diinginkan
Mereka kata,
Ya!
Tapi itu kata mereka

Wednesday, October 23, 2013

aku? guru?

Tiba-tiba, terlintas ucapan temen beberapa waktu yang lalu. “Buat apa jadi guru. Udah gajinya kecil, mesti ngurusin anak orang lagi. Mending kalo kelakuannya bener, ini malah banyakan yang bandel, apalagi anak zaman sekarang, aduuuh, rempong, ciin! Bukannya cuma bikin makan ati aja ya? Mending kerja kantoran ato di bank aja gitu. Jelas pula gajinya gede.” Duh, kalo ingat apa yang dia katakan, rasanya semua itu bener.

Friday, October 18, 2013

-resensi- Epic

whoooaaah!! keren nih film! cerita yang menyenangkan banget, penuh dengan pelajaran berarti. ga hanya persoalan alam tapi sampai ke masalah hati dan juga persaudaraan alias komunikasi. top deh! film apa sih sebenarnya???


Sunday, October 13, 2013

MEDIASI MUSIKAL BERKARAKTER BUDAYA LOKAL -reportase-


sedikit laporan reportase mengenai kegiatan beberapa tahun silam. >>

MEDIASI MUSIKAL BERKARAKTER BUDAYA LOKAL


Ditulis oleh Teguh   
Minggu, 18 Desember 2011 00:00
NUANSA ETNIK MELAYU
Nuansa musik Melayu, se­buah komposisi musik yang dibawakan oleh komunitas INNER Jambi. Dengan pe­main musik  beranggotakan 11 orang, Komunitas ini, me­mainkan instrumen musik tradisi dengan subtema hutan dan kehidupan yang ada di dalamnya. Di atas pentas pertunjukan Hoerijah Adam  struktur tata ruang dengan sejumlah pemain musik disusun sejajar horizontal, kemudian sebagai latar belakang di­tampilkan layar infocus yang memvisualisasikan hutan se­bagai ide dalam penggarapan komposisi musik.

Jangan sebut kami BENGAK!

hari ini, dengan lantangnya, ia berkata, "Guru-guru di sini bengak !" aku yang hanya bisa mendengarkan dari dalam ruang guru, ter...