Thursday, November 10, 2011

idul adha..

narsis pas lebarann...
(posting ga terlalu penting.. :) yang penting happy.. )










Wednesday, November 9, 2011

wonderful day.. :))

*hari ini bener-bener hari yang sangat membahagiakan untukku. segala yang aku pasrahkan, kini benar-benar nyata di depan mata... Allahu akbar...*


apa yang tak mungkin di dunia ini? dan rasanya aku mulai meyakini pernyataan itu. ya, memang semuanya bisa menjadi sangat mungkin -meskipun hal itu sangat mustahil- jika Dia yang berkehendak.
aku memang sangat mengharapkan sebuah motor untuk bisa membantu melancarkan urusanku. dan sudah sejak beberapa waktu kemarin, papa hunting motor buat aku. memang bukan motor yang benar-benar baru, tapi aku menerima apa adanya. karna aku sadar diri, berapa finansial yang keluarga kami miliki. sebenarnya bisa saja mengambil kredit motor baru. tapi buat papa, untuk apa berhutang dalam waktu lama seperti itu. lebih baik mencari yang sesuai dengan kapasitas kantong aja. dan buat aku, itu bukan suatu masalah. yang penting, bisa membantu aku dalam menghemat waktu untuk beberapa urusan lapangan.
okeh, hari ini latian seperti biasa. karna prakiraan cuma bakalan pulang sore, ya udah, aku juga seperti biasa bawa si goes, sepedaku. lumayan, perjalanan dari rumah ke taman budaya sekitar 10-15 menit kalo aku ngegoes. mana sehat lagi. kan seru tuh. eh, ngga taunya, malah diminta latian sampe malam. ya ampun.. gimana aku pulang nanti? ga kebayang harus goes malam-malam gini. tapi apa daya, yang pada dimintai tolong buat giring aku, pada langsung cap cus.. huuuuu... ya udah, pulang sendirian deh jadinya. berani-beraniin diri aja. sambil berdoa sepanjang jalan.
pas mau nyebrang ke apotek, aku liat tukang makanan berjajar. kebetulan, ada tukang mie ayam mangkal. lumayan buat ganjal perut. akhirnya ya mampir dulu buat jajan. laper juga abis goes-goes.
nyampe rumah. alhamdulillah ya.. selamat.. abisnya tadi pas di jalan banyak juga yang usil tuh. rese ah! nyampe rumah, rasanya nih otot paha kenceng banget. kaku :) trus, udah saatnya masukin goes ke kandang. pas buka pintu garasi, aku bengong. cuma bisa kedap-kedip mata. teleng-teleng kepala ga jelas. dan baru bisa kembali ke dalam kondisi sadar. subhanallah, perasaan ini kandang ada penghuni baru? ada motor lain yang nangkring di belakangnya mayo, bajajnya papa. dan aku tau banget, itu motor yang dari kemaren di nego sama papa. aku pikir papa ga jadi beli. dan malam ini, aku liat dia nangkring di garasi. alhamdulillah, kesampean juga aku punya motor. sesuatu banget :))
aku bener-bener ga nyangka. aku pikir itu ngga bakalan mungkin. papa ga jadi ngambil tuh motor. tapi malam ini, aku udah kayak dapat durian runtuh. makasih papa... insyallah, ai ga bakal kecewain papa. ai love papa... :::))))

tertunduk

biarkan aku tetap tertunduk. meskipun jalan ini berliku. sengaja aku tetap menunduk, meskipun tahu sebuah halang merintang. aku lebih baik tetap menunduk. agar semua tak terlihat jelas. terlalu perih untuk menyaksikannya. sebuah fenomena yang tak seimbang.
aku bahagia untuk terus tertunduk. meski pundak tak menginginkannya lagi. di bawah, aku bisa menangis. di bawah, aku bisa tersenyum. dan di bawah, tetap merasa bahagia.
atau biarkan tiba-tiba menengadah. hanya sesaat. tak usah berlama-lama. hanya menyilaukan. nanti bisa lupa daratan. biar kembali menunduk. sadari apa yang telah dilalui.

ini bukan perintah. ini hanya sekedar sadar diri. tak ada yang memaksa. memang sudah diinginkannya. biar terus begitu. terus tertunduk. hingga sampai masa. akan menengadah. namun hanya sekejap mata.

Saturday, November 5, 2011

indahnya berbagi...

*disaat berbagi itu tak harus dengan uang semata*



berbagi itu memang sangat indah. meskipun aku awalnya rada ogah-ogahan, tapi makin ke sini, aku makin ngerti dan menikmati bahwa apa yang aku lakukan ini bisa membuat mereka senang.
sesungguhnya, aku tak jauh berbeda dari mereka. aku juga seorang piatu. dan mereka juga begitu. anak yatim-piatu. hanya saja letak perbedaan itu sedikit. jika mereka berkumpul beramai-ramai di sebuah panti, sedangkan aku masih bisa menikmati hari-hariku bersama keluargaku, papa dan adek.
sudah beberapa minggu belakangan ini, aku dan beberapa teman dari Sahabat Ilmu Jambi menyambangi panti asuhan yatim-piatu yang letaknya sebenarnya ga jauh-jauh amat dari rumahku. kebetulan, aku dapat bagian mengasuh di panti asuhan yatim-piatu Darul Aitam. kebetulan juga, anak-anak di sana lebih banyak ketimbang di panti yang satunya lagi. dan kebetulan lagi, aku mendapat adik asuh yang lumayan bebal. semua serba kebetulan. tapi justru dari semua hal yang serba kebetulan itu, membantu menyadarkan aku bahwa berbagi dengan sesama sangat menyenangkan. memang, aku tak terlalu banyak memberikan kontribusi bagi mereka ketimbang teman-teman yang lain. aku hanya bisa membagi sedikit ilmuku sesuai dengan kemampuan yang ada.
misi awal diadakannya kegiatan ini yakni guna mengajak adik-adik untuk mencintai membaca buku. tapi makin ke sini, sepertinya itu belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. soalnya yang aku liat, mereka lebih membutuhkan pendidikan tentang perkembangan mental sosial. entah karena mereka banyak yang mulai menginjak masa remaja, sehingga kadar keseriusan dalam diri mereka juga masih labil. belum lagi itu kumpulan anak laki-laki. bener-bener sedang tidak terkendali.
tapi mereka sedang mengajak aku untuk bermain kata. kayak kuis di salah satu televisi swasta itu. yah, lebih tepatnya, aku ngajak mereka main tts. banyak cara yang mereka lakuin supaya bisa mengisi kolom-kolom yang tertera di papan tulis. ada yang sibuk nanya sama kakak-kakak asuhnya, ada juga yang pada sama temen yang lebih tua -yang kira-kira lebih paham sama jawabannya- ada pula yang merayu-rayu aku supaya bisa diberikan bantuan agar mereka bisa menjawabnya. hehe... ada-ada aja kerjaan mereka :D
terus, biasanya kalo udah bosan main kata, pasti nanti pada nyeletuk minta dikasih soal matematika. walah, hebat amat, mereka doyan sama pelajaran itu. mereka asyik banget berusaha menjawab soal -meskipun cuma perkalian dua atau tiga bilangan sama tambah-tambahan, disesuaikan dengan tingkat pendidikannya- tapi akunya lumayan sengel juga buat mikir soal berikutnya :P
animo mereka akan kemauan belajar membuat aku seneng. bisa senyum dan tertawa bareng juga lebih menyenangkan. tiap mau akhir waktu pertemuan, bagi-bagi cemilan buat mereka. duh, banyak yang curang. udah ngantri di depan dan dapat makanannya, eh malah ngantri lagi dibelakang. terus aja gitu. yang ngasih kudapan yang sewot gara-gara udah pasti ada yang dapat dua kali bahkan lebih. sedang yang lainnya masih ngantri. emang tingkah anak-anak ngga bisa ditebak. ada aja yang mereka lakuin. tapi seru aja kok.
berbagi ilmu walaupun hanya secuil, berbagi tawa meskipun hanya seutas senyuman kecil, berbagi bahagia bersama-sama.
Ya Allah, semoga saja aku terus semangat untuk melangkah guna menyalurkan sedikit ilmu yang ada, membagi kebahagiaan kepada mereka guna meringankan beban. Amin... 

Wednesday, November 2, 2011

selalu begini :(

menyebalkan! ajee gilee...! masa ga latian lagi. padahal tadi aku bela-belain datang walaupun itu masih setengah sadar. hehehe.. soalnya baru bangun tidur. itu juga untung bu sut nelpon, kalo ga bisa bablas :D
aku bingung, padahal yang mau nampil di panggung itu siapa, tapi yang geregetan malah siapa. jujur aje nih ye, aku tuh pengen banget liat mereka nampil. soalnya waktu di Lampung kemaren kan ga bisa ikutan, cuma bisa dengerin cerita mereka aja. dan anehnya lagi, tiap kali datang itu, malah aktornya yang banyakan mangkir. para penarinya malahan rajin amat datangnya. rasanya tuh, bu sut, pimpro, sama pemain musik -juga tentunya aku- yang ketar-ketir liat perangai mereka seperti itu.
emang ga bisa disalahkan kalo kemaren itu jadwal manggung diundur jadi tanggal 16 nov. seharusnya tanggal 1 kemaren. tapi karena ada satu dan lain hal, yah, mundur lagi deh. dan ini adalah pemunduran jadwal untuk yang ketiga kalinya guna manggung di jambi.

sedihhh banget. sebel juga, kesel apalagi... hallloooooooo anak-anak Inner Jambi, jangan kendor gitu dong....!!

Monday, October 31, 2011

kau, PENIPU!


aku masih saja berada dalam lingkaran masa lalu. yah, ternyata tidaklah mudah untuk melupakan kejadian yang sangat menyakitkan itu. hingga kini, aku malah merasa trauma dengan malam minggu, kegiatan kukerta, dan berkeliling kota Jambi, kota kecil tempat aku dibesarkan.
bukan hanya itu saja, hingga saat ini pun aku masih dengan jelas mengingat kata terakhir yang kau ucapkan sebelum akhirnya kita berpisah karena kau harus kembali ke tempatmu bertugas untuk menyelesaikan kukerta. "tunggu bibie ya mie. nanti bibie pulang dan akan kembali bersama mimie lagi. tenang aja, waktu 1 bulan itu tidak akan lama lagi. jangan menangis, karena bibie tak bisa melihat air mata itu jatuh!" yah, aku lepas kau dengan tangisan dan kau berikan aku satu kecupan di kening ini. entah sekedar untuk menghiburku atau justru itu adalah tanda perpisahan yang tak terbaca olehku.
setelah kau kembali kesana, aku harus pontang-panting menghubungimu. jujur saja, aku di sini tak ubahnya orang gila, menangis, gelisah, marah, kesal, kacau! tapi ternyata sebaliknya, kau disana tengah asyik mencoba untuk menjajaki gadis baru. kau SELINGKUH! satu kata yang pernah kau pesankan padaku agar jangan pernah melakukan hal itu. sebab, satu kali berbuat, selamanya kau tak akan lagi percaya. kira-kira, masih ingatkah kau dengan pernyataan itu?
sempat aku berpikir tak akan memaafkanmu hingga kapan pun, terkecuali kau bersujud memohon ampun di kakiku. biarlah, aku tak peduli orang menganggapnya kejam! karena aku dendam! namun, seorang teman mencoba untuk mencairkan kebekuan amarah yang ada. "Tuhan saja Maha Pengampun. masa iya kita sebagai manusia aja ngga mau maafin sesama?" rasanya aku bagaikan ditusuk langsung dan mengenai jantung! perkataan itu sungguh menohok hatiku. tapi saat itu, aku masih egois! masih dikuasai pengaruh buruk yang hanya menginginkan kau untuk merasakan derita. dendam! aku heran, mengapa aku bisa jadi seperti itu. padahal, meskipun seseorang dahulu telah mempermalukanku atau menjahati aku, aku tak pernah menaruh dendam. tapi semua berubah. kau sungguh hebat! membuat aku menjadi setan untuk beberapa saat!
tapi aku justru terus gelisah. karena memang aku tak pandai menyimpan kebusukan terus menerus. aku dilahirkan bukan itu mendendam. tapi aku dihadirkan ke dunia ini untuk bisa menjadi pribadi yang baik, santun, lemah lembut, dan pastinya bukan seorang pendendam. kini, demi memikirkan kebahagiaanmu juga, aku rela melepaskan segala sakit hati yang ada. aku capek, aku lelah. kau di sana masih tetap dengan bebasnya tertawa bersama dengan perempuan itu. dan meskipun napasku tingal satu-satu, kau tak akan peduli. karena dimatamu saat ini, hanya dia yang ada, yang sempurna, yang terindah, yang seperti apa dulu juga pernah kau katakan padaku! kau PENIPU! coba kau telan lagi kata-kata yang telah terucap itu. semua yang tak kau inginkan justru kini malah kau perbuat. larangan-laranganmu untukku, justru menjadi kunci kebebasan bagimu. permainan yang sangat cantik!
masih ada yang melegakan hatiku, karena teman-temanku membantu menenangkan bahwa akan ada karma bagi mereka yang berbuat seperti itu. lalu, apakaha aku benar-benar bahagia mendengarkannya? TIDAK! karena sesungguhnya aku masih mengkhawatirkan kamu!
saat ini memang aku tak benar-benar kehilangan cinta. banyak cinta yang datang justru setelah kau pergi. banyak yang lebih peduli padaku, banyak yang kini menyanjungku, banyak yang kini membutuhkan kehadiranku. aku tak dibiarkan sendirian. aku bersama mereka!
kini hanya ada satu nama di alam pikiranmu, perempuan itu! dan mimpi kita terhapuskan semua karena dia. aku tak mau menyalahkan dia sepenuhnya, tapi aku tau kalian berdua sama-sama tidak punya nurani! karena setauku, sesungguhnya kalian telah memiliki pasangan masing-masing, kau adalah kekasihku dan dia bersama pasangannya. yah, tak bernurani!!
namun aku tak mau berlama-lama menyesalkan semua ini. karena kini ada cinta baru yang tumbuh di hati. meskipun belum bisa disemai dengan subur ditaman jiwa. aku kembali kepada komitmen dahulu, sama seperti saat bersamamu. hanya saja dalam situasi yang berbeda. aku ingin meraih kesuksesanku. tak hanya kau saja yang sukses meluluhlantahkan hatiku.

satu cinta baru sebagai teman penyemangat hidupku. yang tertutup rapat oleh cita-cita...
dan kau, enyahlah dari hadapanku!!

Sunday, October 30, 2011

pacaran? awassssssss...!!!

cinta sering dianggap segala-galanya bagi yang tengah larut dalam dunia asmara. bahkan terkadang, baik dan buruknya suatu hal tak menjadi patokan lagi. dan ga tau kenapa, lagi-lagi aku legi kepengen ngebahas soal satu aktivitas yang banyak diributkan oleh kebanyak orang, PACARAN! yups, lagi-lagi ngobrolin soal pacaran. dan ini udah posting kedua yang

well, cinta itu menjadi sangat penting untuk mendapat fokus perhatian dan dijelaskan secara gamblang. dan taukah kalian kalo cinta itu terbagi atas beberapa bagian: menyangkut tentang hal itu. bukan berarti karena aku lagi jomblo terus sensi sama mereka yang tengah memadu kasih, bukan, bukan itu. tenang aja, aku ga iri kok sama kalian, cuma hanya sekedar ingin mengingatkan aja. toh, bukannya sebagai sudara kita harus selalu saling mengingatkan? ealahhh, bukan juga mau sok baik, hanya mengutip aja kok :D
- cinta yang diwajibkan, yaitu cinta kepada Tuhan, Nabi, dan juga semua cinta yang disebabkan dan ditujukan kepada Tuhan semata.
- cinta yang dibolehkan, yaitu cinta yang lahir seca
ra alami seperti cinta kepada orang tua, pasangan hidup, kepada anak, kepada keluarga, kepada tanah air, dan sebagainya. jenis cinta yang ini memiliki batasan yang tidak boleh dilanggar. dan jika dilanggar menjadi haram.
- cinta yang diharamkan, yaitu mencintai sesuatu menyamai cinta kepada Tuhan. cinta yang demikian termasuk bentuk kemusyrikan dalam mencintai. misalnya, menggantungkan hati sepenuhnya kepada kekasih, bukan kepada Tuhan.
kalo kita telaah lebih lanjut nih, ternyata pacaran itu memiliki bahaya juga loh. lagian, siapa bilang kalo pacaran itu lempeng-lempeng aja kayak air mengalir di sungai? nah, buktinya, ada beberapa hal yang membuat sesi pacaran itu menjadi rumit. salah satu cemburuanlah, terlalu protective, begini, begitu, kan itu berarti sesi pacaran kamu ga mulus aja kayak jalan tol.
pacaran itu hanya mengumbar cinta semu (wow, pait banget yah pernyataannya :D) terserah sih sama pandangan masing-masing, tapi kalo buat aku sendiri sih, emang iya! dan untungnya sekarang udah sadar dan kembali ke alam nyata. hehehhe... :D kenapa dibilang semu, coba yuk pahami satu pengalaman berikut ini:

hanya mimpi yang tersisa di depan mataku dan ketidakpastianyang tumbuh subur dalam hati. penaku tak mampu lagi menggoreskan kata-kata yang kupilih. kata-kata itu hanya mengendap dan mengkristal dalam pikiran dan perasaanku. satu kisah yang membuatku mampu bertahan hidup hingga hari ini. sejak aku kehilangan rasa percaya diri. sejak cinta hanya meninggalkan ketidakpastian dan derita. aku lari darinya atau pura-pura tidak mengenalnya. cinta tidak pernah mengenal kata "hati-hati" dan "takut". ketika kamu mengetuk cinta, maka kamu harus lari darinya atau pura-pura tidak mengenalnya.
dengan apa yang dinyatakan di dalamnya, udah jelas banget kalo cinta itu hanya berupa angan-angan dan cuma bisa membawa kesengsaraan. mungkin bukan hanya satu atau dua orang aja yang mengalami hal serupa dengan apa yang terjadi di atas, bahkan bisa ribuan orang juga ikut mengalaminya. oke, intinya, cinta itu SEMU!
biar kita ga terpuruk terus dalam hal yang ga pasti dan dapat menjerumuskan kita ke dalam jurang bahaya pacaran, nih dia beberapa bahaya yang bisa di share bareng kalian semua yang udah sudi mampir membaca tulisan ini... check this out!

1. bahaya pacaran dari segi agama
sebagai seorang muslim, -dan tentunya agama yang lain, saya rasa ga jauh beda- pastinya dilarang terlalu mencintai sesuatu melebihi Allah.
"Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah." (Qs. Al-Baqarah:165)
dari apa yang telah tertera di atas, bahwa sebenarnya udah jelas ada kok fenomena yang demikian. dan disitu juga udah dijelasin kalo Allah itu juga jealous jika hambanya ada yang menduakan-Nya. secara ga sadar, jika kita mencintai sesuatu menyamai atau bahkan melebihi cinta kita kepada Tuhan, itu udah menjadi suatu tanda bahwa kita telah musyrik kepada-Nya.
pacaran juga bisa menyeret kita kepada perbuatan yang keji. loh, kok gitu? nah itu dia. pernah ga liat orang pacaran yang bertengkar, terus salah satunya menampar atau memukul pasangannya sebagai rasa tidak puas hati karena kemarahannya? sadis amat yah! baru pacaran aja udah berani main fisik gitu. dan apakah itu bukan perbuatan yang keji? kalo ada yang jawab ga, wah, kayaknya kamu harus buru-buru check up ke rumkit jiwa. siapa tau ada

syaraf yang nyangkut tuh! :D dan berbuat keji seperti itu adalah hal yang dilarang oleh agama.
selain itu, kegiatan pacaran juga bisa membantu merosotkan kadar kualitas iman kita. saking asyiknya pacaran, kadang kala banyak yang rela meninggalkan solat mereka. satu alasan, "abisnya keasyikkan sih..." ealahhh,, emangnya lagi ngapain atuh?

2. bahaya pacaran dari segi psikis
gara-gara pacar selingkuh sama orang lain, terus yang ditingglkan malah hilang PeDenya. haduh? kok bisa gitu? emang bisa aja. barangkali dia ga berani lagi untuk memulai suatu hubungan baru ato lain sebagainya. kan ada tuh yang abis putus, malah mengurung diri aja di kamar sampe berhari-hari ga keluar. bukankah itu pertanda bahwa rasa kepercayaan dirinya hilang? "dia ga PeDe kalo ga jalan sama si anu, mantan pacarnya itu..." halah, kayak manusia cuma satu aja yang bisa diajak jalan!
ga cuma hilang PeDe, bahkan pacaran bisa nyiksa diri sendiri. example, kamu punya pacar yang stylish, fashionable, pokok'e sempurna gitu. trus, kamunya sendiri cuma biasa aja. old style, brantakan, kacau dah! dan demi menyenangkan orang yang kamu sayang ituuuu, kamu pun rela menjadi apa yang dia mau meskipun sebenarnya itu ga kamu banget! apa itu bukan siksaan namanya? kalo ya cinta, terima apa adanya dun!
masih banyak lagi bahaya psikis lainnya, kayak studi kamu yang gagal gara-gara cuma ada waktu buat ngeladeni pacar tapi ga ada waktu buat ngerja

in tugas, terus punya perasaan yang ga aman karena mantan pacar neror kamu terus, penantian yang tak berujung gara-gara udah dijanjiin taunya tuh orang malah kabur! hhooooooohhhhhhhh, lama-lama bisa gila beneran guys!
3. bahaya pacaran dari segi kesehatan
yang mau ngakak, ngakak deh tuh lebar-lebar kalo ternyata kalian anggap ini sesuatu yang lucu. tapi, setelah baca uraiannya lebih lanjut, tolong dipahami bener-bener deh ya. kalo sampe ingkar dengan apa yang ada, berarti kamu lagi 'ga sadarkan diri' :D
pacaran emang bisa ngerusak kesehatan kok. karna kenyataannya emang ada sejoli yang tengah menjalin kasih tapi bukannya tambah makmur, malah makin mengkerut kayak plastik kena panas. lah iya, orang tuh si doi pengennya macem-macem dan harus dituruti pula. kan bisa meras otak mikirnya. yang ada malah kamu ga nafsu makan cuma mikirin itu doang. lama-lama malah kering tuh badan. masih mending kalo cuma badan aja yang kering, ini malah merembet ke kantong juga. ga sehat badan plus ga sehat dompet deh!

4. bahaya pacaran dari segi sosial
pernah ga sih terpikir kenapa kok zaman sekarang makin merajalela aja yang namanya pelaku seks bebas atau yang ebih dikenal penjaja seks komersial (pelacur)? ada ga terlintas bahwa itu terjadi bukan cuma karena alas
an ekonomi semata tapi juga berawal dari korban pacaran? emang ada kok. karena emang sangat dimungkinkan seorang gadis cantik menjadi pelacur karena telah dinodai oleh pacarnya. terus saat diminta pertanggungjawaban, tuh cowok malah kabur. karena putus asa, yang ada bukannya insyaf malah tuh cewek menjual tubuhnya untuk cowok lain lagi karena merasa dirinya udah ga suci lagi. duh, amit-amit banget deh ah #sambil ngetok meja. dan kejadian seperti itu telah mencoreng moral sosial masyarakat. itu sungguh sangat memprihatinkan.
selain itu, karena kegagalan dalam memadu kasih, banyak juga yang malah enggan untuk menikah alias memilih untuk melajang seumur hidup. tragis! sungguh sempit sekali pemikiran mereka.
lanjut lagi, bahaya lain yang bisa terjadi yakni merebaknya skandal perselingkuhan, naiknya tingkat kriminalitas khususnya dalam hal pembunuhan (banyak yang bunuh diri atau membunuh sesama lainnya karena cemburu atau patah hati).

5. bahaya pacaran dari segi moral
akibat utama dari pacaran dari segi moral yaitu hilangnya kehormatan dan harga diri seseorang dimata lawan jenisnya. misalnya karena perselingkuhan (kayaknya selingkuh ini enjadi momok utama yah.. ?.?) orang yang udah pernah melakukan perselingkuhan, akan dipandang rendah dimata o
rang lain, ga cuma di mata pasangan kamu sendiri. ya iyalah, itu sih sama aja dengan ga bersyukur. udah punya yang baik, malah nyari cadangan lagi. edun tenan!

6. bahaya pacaran dari segi ekonomi
ini nih yang seru. coba ngaku, siapa yang uang jajannya sering abis gara-gara cuma buat nraktir doi atau karena keabisan pulsa cuma buat nelponin atau sms in yayank? banyak yang angkat tangan tuh. eh, yang dibelakang, ga usah malu-malu, jujur aja... :D ini krusial juga loh diantara hal-hal berbahaya lainnya. soalnya, dampaknya langsung berasa, kanker man, alias akntong kering! mending kalo ortu konglomerat, minta uang berapa aja pasti dikasih. tapi kalo ortu kamu konglomelarat, gimana dong! paling diomelin gini, 'duit lagi, duit lagi. yang dikasih kemaren kemana?" :P
huffftt.. ternyata banyak juga yah bahaya dalam pacaran. sangkain cuma enak-enaknya aja, ga taunya, iiihhh... serem juga! dan yang pasti, ga banget deh!
jujur, aku sendiri juga dulu pernah kok terjebak dalam hal itu. malah hampir bye-bye dari dunia gara-gara putus cinta, sempat trauma, dan malah sempat juga ga percaya sama makhluk bergolongan jenis Adam (kecuali papaku... :P) tapi, itu dulu! sekarang, udah kembali normal lagi kok. dan untuk itu, kini aku ingin berbagi dengan kalian demi kebaikan.
tapi eiittsss... buat yang udah punya pasangan, bukan berarti aku ngompor-ngomprin kalian buat udahan yah, itu mah terserah kalian. kalo emang udah saling cocok, kenapa ga langsung aja ke pelaminan? di dukung kok! ok... :D
happy time for all of you guys....!

tulisan ini terinspirasi dan sedikit saduran dari buku berjudul, Bahaya Pacaran Sebelum Menikah, terjemahan dari Muhammad Syafi'i Masykur, S.Ag., M.Hum



Jangan sebut kami BENGAK!

hari ini, dengan lantangnya, ia berkata, "Guru-guru di sini bengak !" aku yang hanya bisa mendengarkan dari dalam ruang guru, ter...