Sunday, November 14, 2010

Alih Kode dan Campur Kode Dalam Masyarakat Bilingual

Bahasa merupakan alat komunikasi masyarakat. Bahasa memegang peranan penting sebagai alat interaksi antar masyarakat. Bahasa dan masyarakat merupakan dua unsur yang sangat erat dan tidak dapat dipisahkan. Dengan kondisi multilingual yang ada di Indonesia, sangat dimungkinkan bila suatu masyarakat menguasai lebih dari satu bahasa. Karena bahasa yang beragam tersebut, menyebabkan timbulnyaalih kode dan campur kode.

Suwito (1983:39) menunjukkan bahwa apabila terdapat dua bahasa atau lebih digunakan secara bergantian oleh penutur yang sama, akan terjadi konta bahasa. Kontak bahasa pun bila terus saling ketergantungan maka dapat menimbulkan gejala alih kode. Kebiasaan masyarakat menggunakan dua bahasa sekaligus dalam berinteraksi tanpa ada situasi yang menuntut percampuran itu, mengakibatkan terjadinya percampuran dua bahasa yang disebut campur kode.

Alih Kode

Alih kode dan campur kode terjadi karena adanya penguasaan bahasa ibu (B1) dan penguasaan bahasa kedua (B2). Namun, dua hal tersebut justru juga mendatangkan manfaat tersendiri, antara lain kita dapat mengetahui bagaimana peranan dan manfaat alih kode dan campur kode dalam kehidupan sehari-hari, untuk memahami dan mengetahui bagaimana terjadinya alih kode dan campur kode, untuk mengembangkan pengetahuan tentang alih kode dan campur kode serta memperkaya khazanah perpustakaan sosiolinguistik khususnya mengenai alih kode dan campur kode.

Pergantian bahasa disebut dengan alih kode (code switching) yang merupakan suatu gejala perhatian bahasa yang digunakan oleh seseorang uang bilingual karena adanya situasi yang menuntut oang tersebut untuk berbuat demikian (Andiopenta, 2007:120). Dan seseorang dapat dikatakan menguasai suatu bahasa bila ia dapat beralih kode sewajarnya.

Konsep alih kode mencakup juga kejadian dimana kita beralih dari satu ragam fungsiolek ke ragam lain atau dari satu dialek ke dialek lain. Alih kode biasanya berkaitan dengan peralihan sikap hubungan antara penutur dan petutur dalam suatu masyarakat. Gejala alih kode semacam ini timbul karena faktor komponen bahasa bermacam-macam.

Adapun beberapa faktor terjadinya alih kode menurut Andiopenta (2007: 123) dilihat secara umum diantaranya ialah:

a. Pembicara atau penutur yang melakukan alih kode untuk mendapatkan “keuntungan” dari tindakannya.

b. Pendengar atau lawan tutur dpat menyebabkan terjadinya alih kode, misalnya karena sipenutur ingin mengimbangi kemampuan berbahasa di lawar tutur.

c. Perubahan situasi berbicara dapat menyebabkan alih kode.

d. Perubahan dari formal ke informal atau sebaliknya.

e. Perubahan pembicaraan, misalnya dari percakapan antara sekretaris dengan atasannya, berubah topik ke pembicaraan pribadi dari penggunaan bahasa Indonesia ke bahasa daerah.

f. Terjadinya alih kode juga menyebabkan verbal repetoire yang terdapat dalam suatu masyarakat tutur serta bagaimana status sosial yang dikenakan oleh penutur terhadap bahasa atau ragam bahasa yang terdapat dalam masyarakat tutur itu.

Campur Kode

Campur kode didefinisikan sebagai penggunaan lebih dari satu bahasa atau kode dalam satu wacana menurut pola-pola yang masih belum jelas (Nababan dalam Arthur Yap, 1978: 125). Pola-pola yang masih belum jelas ini dimaksud ialah percampuran dua bahasa atau lebih tanpa suatu tuntutan campuran bahasa tetapi yang perlu diperhatikan ialah kesantaian penutur atau kebiasaannya dituruti. Hal ini bisa saja terjadi saat kita berbicara menggunakan bahasa Indonesia terkadang terjadi pencampuran atau serpihan bahasa daerah.

Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode menurut Andiopenta (2004: 42) diantaranya ialah:

a. Kedwibahasaan dalam masyarakat, yang tak hanya menyebabkan campur kode tetapi juga terjadinya alih kode, interferensi, dan integrasi.

b. Keinginan untuk memperlihatkan identitas atau kedudukan, karena ingin dianggap terpelajar.

c. Kebiasaan penutur karena sering menggunakan B1 dan B2.

d. Ketidaktepatan ungkapan sehingga berbagai bentuk campuran kode muncul.

Antara alih kode dan campur kode sebenarnya memiliki sifat yang sama yaitu sama-sama terjadi pada masyarakat tutur bilingualisme, menggunakan dua bahasa dalam berkomunikasi. Akan tetapi untuk lebih mudahnya membedakan antara keduanya, maka akan dilihat sebagai berikut:

a. Dalam alih kode, setiap bahasa atau ragam bahasa yang digunakan itu masih memiliki fungsi otonomi masing-masing, dilakukan dengan sadar dan sengaja dengan sebab tertentu.

b. Dalam suatu peristiwa tutur terjadi peralihan dari satu klausa atau klausa bahasa lain, maka peristiwa yang terjadi adalah alih kode.

c. Menurut Fasol (1984), apabila satu klausa jelas-jelas memiliki struktur gramatikal satu bahasa dan klausa berikutnya disusun menurut struktur gramatikal satu bahasa dan klausa berikutnya disusun menurut struktur gramatikal bahasa lain, maka peristiwa yang terjadi adalah alih kode.

d. Haryono mengatakan bahwa untuk menentukan beda peristiwa alih kode dan campur kode memang tidak mudah, dalam peristiwa tutur itu, bila mau dikatakan telah terjadi alih kode berdasarkan rumusan yang telah dibicarakan adalah tidak mudah, sebab peralihan yang terjadi tidak ada sebabnya, kecuali kemampuan para partisipan terhadap ragam formal bahasa Indonesia yang masih rendah.

e. Alih kode terjadi karena adanya situasi yang menuntut.

Sedangkan perbedaan yang tampak dari keduanya adalah:

a. Campur kode, utama atau kode dasar yang digunakan dan memiliki fungsi dan keotonomiannya, sedangkan tutur itu hanya berupa serpihan saja, tanpa fungsi atau keotonomian sebagai kode.

b. Campur kode dalam suatu peristiwa tutur klausa-klausa maupun frasa-frasa yang digunakan terdiri dari klausa dan frasa campuran, dan masing-masing frasa atau klausa itu tidak lagi mendukung fungsi sendiri-sendiri.

c. Kalau seseorang menggunakan satu kata atau frasa dari satu bahasa telah melakukan campur kode (Fasold).

d. Campur kode tidak ada situasi yang menuntut, karena campur kode merupakan kebiasaan.

Dari penjabaran yang ada, dapat diambil kesimpulan bahwa alih kode dan campur kode disebabkan penggunaan dua bahasa oleh penutur atau bisa disebut bilingualisme.

Alih kode disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya pembicara/penutur, pendengar/mitra tutur, perubahan situasi, dan perubahan topik. Yang menjadi bahasan alih kode adalah setiap bahasa masihmemiliki fungsi otonomi masing-masing, dalam tutur terjadi peralihan dari satu klausa ke klausa bahasa yang lain, klausa memiliki struktur gramatikal satu bahasa, dan adanya situasi yang menuntut.

Sedangkan campur kode adalah penggunaan lebih dari satu bahasa atau kode dalam satu wacana menurut pola-pola yang masih belum jelas. Faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode yaitu kedwibahasaan dalam masyarakat, keinginan untuk memperlihatkan identitas, kebiasaan penutur dan ketidaktepatan ungkapan.

Batasan antara campur kode dan alih kode ialah tuturan hanya berupa serpihan-serpihan, telah menggunakan satu kata atau frasa dan tidak ada situasi yang menuntut.


Dikutip dari berbagai sumber

Wednesday, November 10, 2010

Tau Lebih Soal Bedak...

Nemu soal jenis-jenis bedak disalah satu situs resmi yang tercatat di Mbah Google. Pnegn nambahin juga nih buat blog ku terimut. Hehehe...
Macam-macam Bedak
1. Loose Powder
Dikenal sebagai bedak tabur, dalam bentuk bubuk yang halus. Dikenakan setelah alas bedak.
Kelebihan : Mudah menyerap minyak di wajah dan menutupi pori-pori wajah lebih sempurna
Kekurangan : Mudah tumpah, kurang praktis. Maksimal penggunaan dua tahun.

2. Compact Powder
Bentuknya sangat padat, digunakan setelah pemakaian alas bedak.
Kelebihan : Cepat menyerap sekaligus mengurangi minyak. Bentuknya beragam, tidak mudah tumpah sehingga praktis dibawa kemana-mana.
Kekurangan : Bila dipulas berulang-ulang akan membuat wajah terlihat seperti memakai topeng. Sebaiknya pulaskan tipis-tipis saja. Bisa dipakai hingga 15 bulan.

3. Shimmering Powder
Bentuknya bubuk, berwarna, dan ber-glitter. Digunakan sebagai sentuhan akhir selesai berhias. Bedak jenis ini bisa dipulaskan di punggung, leher, lengan jika Anda memakai pakaian terbuka.
Kelebihan : Wajah dan tubuh tampak berkilau dan bercahaya. Tersedia dalam aneka warna, dapat disesuaikan dengan tema tata rias.
Kekurangan : Hanya bisa dipakai pada acara-acara khusus. Penggunaan maksimal 15 bulan.

4. Meteorite Powder
Bentuknya bulat kecil berwarna-warni. Digunakan setelah selesai ber-make up sebagai sentuhan akhir. Dipakai dengan memakai kuas besar, bukan dengan spons. Sapukan ke seluruh wajah.
Kelebihan : wajah terlihat lebih bercahaya dan segar.
Kekurangan : harganya sangat mahal, karena belum banyak produsen yang mengeluarkan produk seperti ini.

5. Two way cake Powder
Bentuknya mirip campact powder, tapi memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai bedak sekaligus foundation. Digunakan setelah memakai pelembap dengan memakai spons kering bila ingin digunakan sebagai bedak, dan memakai spons basah jika ingin digunakan sebagai foundation.
Kelebihan : Sangat praktis karena sekaligus berfungsi sebagai alas bedak menutup dan menyerap minyak.
Kekurangan : warna-warnanya sangat sangat terbatas dan tidak ampu menutupi flek hitam di wajah, sehingga wajah tidak terlihat sempurna. Masa pemakaian 1 tahun.

Plus ada beberapa tips nih yang masih ada sangkut pautnya dengan bedak...

TIPS:
- Pilih bedak sesuai warna kulit. Caranya, bubuhkan sedikit di punggung tangan. Bila terlihat samar artinya cocok dengan kulit Anda.
- Pilih setingkat lebih terang dari warna kulit muka.
- Bubuhkan bedak beberapa menit setelah foundation mengering sehingga hasil riasan lebih sempurna.
- Cuci kuas bedak seminggu sekali, buang dan ganti puff bedak bila sudah terlihat kotor.

Wednesday, November 3, 2010

Kampoeng Radja...

Kumpul sama sahabat yang seru dan rame... Cukup jadi hiburanku beberapa waktu lalu. Pokoknya good de!! Makasih sobat... muka-muka capek..
bersama kita senyum...
warning!! kasian anak-anak rel kereta..

abis main, minum dulu..
tetep narsis mau terjun..

Resensi 'Me VS High Heels'-Maria Ardelia


Satu lagi teenlit yang berhasil aku seleasikan membacanya. Dan lagi-lagi, kepnegn aja buat resensi singkatnya. Singkat banget mungkin, soalnya tuh buku udah keburu dibalikin ke perpus daripada tar malah kena denda. Kan ngga lucu amat. Masa iya baca teenlit aja bisa lebih dari seminggu? Oke, ceritanya gini...



Shasa ceek tomboi yang cinta banget sama basket. Disekitarnya, ada beberapa orang sahabatnya yang dukung aja apa kegiatan yang dilakukan olehnya. Semua terima dia apa adanya, termasuk orang tuanya. Hobinya sua banget telat kesekolah. Sampe-sampe ia meminta bantuan Pak Basri sang penjaga sekolah untuk tetap membukakan pintu meskipun bel masuk telah berbunyi. Dibalik keringannya, ternyata Shasa menyimpan sebuah luka lama yang tak dapat dilupakannya. Hanya ada satu orang saja yang tau peristiwa itu, yaitu sahabatnya, Roland. Sdangkan Lola yang juga sobat karibnya, tak begitu memahami hal ini dikarenakan saat kejadian berlangsung, ia tengah berada di Amerika sebelum kembali lagi ke Indonesia. Satu orang lagi yang sangat perhatian kepada Shasa yaitu Dondon. Dan ia merupakan cs beratnya Shasa, soalnya mereka suka main basket bareng. Belum lagi Dondon itu tajir, alhasil, tiap habis main basket Shasa pun langsung dapat traktiran makan gratis di restoran yang berkelas.
Namun, semua yang biasa dilakukan oleh Shasa berubah drastis sat ia mengenal satu sosok yang dinilainya mirip dengan pemain basket. Intinya, Shasa naksir berat. Ngga taunya, tuh cowok adalah adik tiri dari Dondon. Walhasil, Dondon pun mau membantu Shasa untuk bisa dekat dengan adik tirinya yang bernama Arnold.
Namun sayang, Arnold ternyata tak tertarik dengan Shasa yang cuek akan penampilan dan tomboi abis. Mengetahui hal tersebut, Shasa pun bercerita kepada para sahabatnya dan mendapatkan solusi agar ia bisa berubah sikap menjadi lebih feminin atas bantuan Lola. Sebuah skenario untuk mengubah Shasa menjadi feminin pun dirancang. Mulai dari merubah tatanan rambut sampai dengan gaya berpakaian Shasa. Meskipun ia tak terlalu menyukainya, namun Shasa tetap mematuhi setiap apa yang diperintahkan agar Arnold mau menerima dirinya. Usaha yang dilakukan Shasa tak sia-sia. Ia dan Arnold mulai dekat. Namun, sampai kedekatan itu berjalan lama, Arnold tak juga menampakkan tanda-tanda bahwa ia akan menembak Shasa.
Memperingati hari lang tahunnya yang ketujuhbelas tahun, orang tua Shasa menyiapkan pesta untuknya. Dan saat itu, ada satu kejadian yang tak terduga buat Shasa. Berharap Arnold akan menembak dirinya, justru Arnold membuat pengakuan diluar dugaan. Ia justru mengungkapkan perasaannya ada Dina yang tak lain adalah pacar Roland. Shasa benar-benar kecewa. Dan saat itulah terungkap semua sandiwara yang dilakukan oleh Dina dan Arnold. Mereka merencanakan untuk membalas Roland dan juga Shasa. Shasa sangat tak bisa menerima kenyataan tersebut. Padahal, ia telah mati-matian untuk mau menjalankan semua hal yang dikatakan oleh Arnold.
Namun buka Shasa bila harus terus berlarut dalam kesedihan. Ia kembali lagi seperti sedia kala. Justru Roland yang selama ini dianggapnya sebagai sebatas seorang sahabat, menyatakan rasa cintanya pada Shasa. Shasa pun akirnya menyadari, bahwa sebenarnya ada seseorang yang sangat menyayanginya. Hanya saja, kemarin ia terlalu buta akan cintanya pada Arnold.
Atas apa yang telah dilakuakan Arnold padanya saat pesta ulang tahunnya, Roland, Lola, serta Dondon, merencanakan aksi balas dendam. Dan terpaksa Shsaharus kembali mengenakan sepatu berhak tinggi yang dulu pernah diminta Arnold padanya. Namun sekarang, hal ini dalam misi berbeda. Shasa rela dijadikan sebagai model bohongan lalu difoto untuk sebuah majalah fiktif hasil karya Dondon cs.
Tepat pada malam menjelang tahun baru, Shasa cs. ikut serta dalam pesta di sebuah klab malam. Disana terlihat sosok Arnold. Ia sangat terpikat akan penampilan Shasa yang semakin cantik saja dimatanya. Arnold pun mengaku tak lagi menjalin hubungan dengan Dina dan meminta hasa untuk kembali kepadanya setelah penyesalan yang diungkapkan oleh Arnold. Namun, skenario yang telah dirancang dari beberapa waktu lalu, mulai dilancarkan. Shasa mentah-mentah menolak Arnold dan malah jsutru pergi bersama Roland. Arnold tak bisa terima akan semua itu. Namun apa daya, ia tak bisa melakukan apa-apa karena kalah kekuatan dengan Dondon cs.
Tepat saat menantikan detik-detik pergantian tahun, Roland menyatakan cintanya pada Shasa. Shasa pun menerima Roland dan memulai lembaran baru bersama Roland.

Jujur, nih cerita cukup menguras emosi kita. Apalagi pas adegan dimana Arnold dengan seenaknya membuat malu Shasa dipesta ulang tahunnya. Rasanya tuh, kayak mau nonjok tuh anak kalo emang beneran. Tapi, dari cerita yang ada, mungkin ngga sih emang ada bener-bener terjadi?

Monday, November 1, 2010

Resensi New Age-Adryan Suhardi


Nih buku aku temuin di bazar buku murah disalah satu toko buku yang ada di kotaku. Ngga enak banget ya bilangnya nemu. Kayak ngga niat aja buat belinya. Tapi jujur, emang baru satu kali ini aku beli buku yang genre-nya teenlit gini. Biasanya mah aku ogah buat beli buku yang begituan. Karena prinsipnya tuh, mending minjam daripada beli! Ngga banget kan? Tapi ngga tau kenapa, hari itu ada yang sedikit mengubah pemikiranku. Ya jadilah aku beli nih buku.
Judulnya lumayan keren, New Age. Ngga baca banget sih sinopsisnya, tapi ternyata pas baca, lumayan bagus juga. jadi gini loh ceritanya...

Olin dan Jose berasal dari latar belakang keluarga yang berbeda. Orang tua Olin hanya seorang tukang sayur keliling dengan penghasil pas-pasan. Ayahnya harus bekerja keras untuk menghidupi dirinya. Dan Olin tak pernah mengenal siapa ibunya karena ibunya meninggal sesaat setelah melahirkan dirinya. Olin punya hobi yang unik, yaitu suka nepokin nyamuk yang pada suka mampir ke gubuknya. Dan satu hal lagi yang sangat unik dari dirinya ialah karena ia sangat menyukai warna merah. segala benda yang ia punya, pasti ngga jauh-jauh dari warna merah. Olin juga punya cowok yang cakep dan tajir pula yang bernama Denny.
Sedangkan Jose merupakan anak dari seorang penguasah peti mati yang cukup mapan. Doyan main engklek, manjat pohon, pokoknya pembawaannya cool banget kayak laki-laki. Amalahan, adiknya sendiri sampe kalah saing sama perangainya. Hinnga tak ada cowok yang berani mendekati dirinya.
Hanya saja, ada satu hal yang membuat perbedaan yang ada itu sirna dari dua individu yang jelas berbeda ini. Yaitu keduanya sama-sama terpilih masuk dalam seleksi atlit pelatnas dalam cabang bulu tangkis. Mereka berdua juga sama-sama bercita-cita menghentikan dominasi pemain bulu tangkis tunggal putri pemegang peringkat teratas dunia, Lie Ling dari Cina dan Bae Soong Ra dari Korea.
Olin dapat masuk kedunia bulu tangkis karena kelihaiannya menepok nyamuk ternyata mencuri perhatian ayahnya. Gayanya saat menepok nyamuk sangat mirip dengan seseorang yang tengah berlatih bulu tangkis. Maka dari itu, sang ayah pun bermaksud untuk memasukkan Olin ke klub bulu tangkis meskipun biaya untuk mendaftar snagat tinggi. Tapi, demi cita-citanya, sang ayah rela mencari pinjaman uang kepada rentenir. Semua itu dilakukannya agar Olin dapat berlatih dengan lebih serius di klub bulu tangkis.
Berbeda dengan Olin yang mendapat dukungan penuh dari ayah tercnita, Jose justru mendapat pertentangan serius dari sang papa. Papanya tak mau Jose menjadi atlit bulu tangkis karena baginya seorang atlit tak dapat hidup layak bila prestasinya tak lagi bagus. Papa Jose ingin agar dirinyalah yang mewariskan usaha keluarga yang telah dirintis oleh papanya bertahun-tahun lamanya. Padahal, Jose sendiri memilik adik laki-laki. Namun papanya tak mempercayai adiknya tersebut karena kasih sayangnya hanya tercurahkan buat Jose. Namun bukan Jose si tomboy bila tak dapat mendapatkan apa yang diinginkannya. Jose pun berani menerima tantangan papanya agar ia tetap dapat lolos masuk sebagai atlit pelatnas. Papanya meminta Jose untuk bisa memberikannya piala penghargaan dan ia tak boleh kalah walau hanya sekali. Jose pun menerima tantangan tersebut. Sebagai pembuktiannya, ia pun berlatih keras selama hidup di pelatnas.
Saat Olin dan Jose diberi kesempatan untuk ikut serta dalam turnamen Indonesia Open, inilah saat yang dinantikan bagi keduanya untuk menunjukkan bakat yang dimiliki oleh masing-masing. Sekaligus momen ini dimanfaatkan oleh Jose sebagai pembuktiannya bahwa ia bisa tetap hidup meskipun hanya sebagai seorang atlit. Olin memanfaatkan momen ini agar kemenangan yang dapat diraihnya itu bisa membuat ayahnya bahagia. Dan tentu saja ini menjadi saat yang snagat dinantikan pula oleh ayahnya, sebagai pembuktian bahwa usahanya selama ini tidaklah sia-sia.
Olin dan Jose sama-sama berhasil meraih kemenangan dalam medan pertempuran. Olin pun mampu melumpuhkan Bae Soong Ra dengan penampilan yang luar biasa. Demikian juga dengan Jose. Ia juga mampu mengalahkan peringkat satu dunia, Lie Ling meskipun dengan terseok-seok. Padahal, mereka berdua hanyalah 'anak bawang' dari pelatnas. Tetapi, karena bakat alami yang mereka miliki, semuanya menjadi nyata.
Dibabak final, duo Indonesia ini saling bersaing. Sesungguhnya, mereka berdua telah menjadi sahabat selama tinggal dipelatnas. Namun, kejuaran ialah kejuaraan. Olin bertekad menang karena ia ingin bisa membahagiakn ayahnya sebagai upaya balas jasanya terhadap sang ayah. Dan bagi Jose sendiri, ini merupakan pembuatian untuk menunjukkan tajinya didepan sang papa. Namun sayang, setelah pertandingan, kabar buruk menimpa Jose. Papanya meninggal karena penyakit kanker darah yang diidapnya. Namun, papa Jose tak lagi sangsi terhadap dirinya. Karena saat menghembuskan napas terkahirnya, ia tertidur selamanya saat menonton pertandingan anaknya sendiri.

Ya, kira-kira begitu deh ceritanya. Kalo mau tau lengkapnya, ya baca sendiri dong! Banyak tuh di toko buku. Cari sendiri yah...

Sunday, October 31, 2010

peringatan bulan bahasa 2010



Udah lama juga ngga ngeblog. Dan kali ini ada sedikit berita yang pengen dibagi buat para bloggers semua. dibaca syukur, ngga dibaca juga ngga apa-apa. Kan namanya aja yang ada dalam otak melly, yah dikeluarin deh. Mumpung masih ada kesempatan sebelum dia malah meledak dikepala.
Mulai dari tanggal 28-30 oktober 2010, sebagai salah satu pengurus dalam organisasi di kampus yang bernaung di bendera Himabindo, kayaknya ngga afdol banget buat anak-anak Himabindo bila tak mengadakan acara dalam menyambut peringatan bulan bahasa. Dengan persiapan yang bener-bener ala kadarnya, (la wong disiapin cuma dalam jangka waktu kurang dari 1 minggu) akhirnya itu acara bisa terlaksana juga. ngirim undangannya aja udah 4 hari menjelang hari H. Bener-bener mepet banget!! Ngga tanggung-tanggung, yang diundang dari luar daerah pula, bener-bener nekat banget dehkami. Tapi kalo ngga gini, bukan anak-anak Indonesia yang punya semangat dong!
Sampe detik terakhir, mencari dewan juri dan juga pembicara bukanlah hal yang mudah. walaupun udah mencoba menghubungi beberapa dosen buat ikutan terlibat dalam kegiatan ini, tapi tetep aja itu bukan suatu pekerjaan yang gampang. Sampai akhirnya semua panitia, terutama para seksi acara, sempat putus asa! Termasuk juga aku yang gabung didalamnya. Dengan keseriusan diakhir titik keringat terkahir, sampai juga pada persiapan satu hari menjelang hari H. mulai deh tuh buat ngedekor gedung yang dipakai buat acara.

Tepat pada peringatan Sumpah Pemuda, acara kami pun dimulai. Konsep acara yang telah disiapkan pun harus direalisasikan meskipun masih banyak yang kurang disana sini. Namun, kegiatan ini harus terus berjalan. Sebagai penanggung jawab lomba Pemilihan Putra-Putri Bahasa, sejujurnya kegiatan ini terinspirasi karena pengalamanku selama mengikuti kegiatan Duta Bahasa setahun silam. Jujur, ngga sanggup nih harus menyandang gelar itu sampai detik ini. Masih ada keipikiran kalo waktu itu jurinya pada salah kali ngasih nilai buat aku. Makanya aneh aja kok aku bisa menang.
Dua acara lagi di pegang oleh panitia yang lain. Hilir mudik juga deh tuh jadinya meskipun sebenarnya udah punya tanggung jawab sendiri. Tapi bukan Melly kalo ngga ikut campur dan diam gitu aja. Meskipun, kadang malah jadinya bikin berantakan!Hehehe... :P
Hari pertama, 3 cabang lomba dipertandingkan. Suasana heboh datang dari lomba Debat Bahasa Indonesia. Yang lumayan rada adem dari peserta lomba Mading. Terus pada sewot malah peserta Putra-Putri Bahasa, soalnya yang ikut bnyak juga, 30 orang! Padahal prediksi awal cuma ada 10 orang peserta! Berkali lipat ternyata yang mau ikutan. Tapi, syukur deh..
Hari kedua, mulai masuk dalam penjurian babak final. Mana ini hari jumat, mau ngga mau, harus kilat deh tuh! Kan yang cowok pada ngejar buat solat jumat.
Dan terkahir, ya hari ini! Puncaknya diadakan seminar sekaligus pengumuman pemenang. Mendadak, aku kalut banget karena harus jadi moderator. Ya ampun, kan aku ngga ada pengalaman buat itu. Tapi, untung yang jadi pemakalah baik-baik, so, enjoy the trip aja..
Nah, ada satu rasa yang aneh waktu diumumkan pemenang buat pemilihan Putra-Putri Bahasa. Mestinya kan bukan aku yang deg-degan, tapi malah aku yang keringat dingin. Ngga tau kenapa, jadi ingat waktu aku diumumkan sebagai juara pas pemilihan Duta Bahasa setahun silam. Rasanya tuh, gimana ya, mungkin persis sama yang dialami oleh mereka.
Yah, 3 hari perjalanan kegiatan Himabindo yang cukup melelahkan. Sampe-sampe beberapa mata kulaih aku lewatin gitu aja. Berat sih, tapi ya mau gimana lagi. Yang penting acara bisa berjalan dengan lancar. Dan hasilnya? Ngga tau deh! Dibilang sukses, ngga juga. Tapi kalo dibilang gagal, lancar-lancar aja. Yang penting semua seneng deh...

Friday, October 1, 2010

kado ultahku..







rada alay kayaknya kalo nih kado ultah pake di publikasikan segala... tapi, suka-suka melly dong! yang punya kan juga melly.. hehe...
ada beberapa buah kado yang aku terima saat ulatahku yang ke-21 tahun beberapa waktu lalu... rata-rata tuh kado dikasih ngga tepat waktunya, kecuali 1. yang satu itu kado dari sahabatku, yaitu ferry, ejha, dan juga julius. mereka memberikanku sebuah boneka ketam ato apalah itu namanya, soalnya bentuknya unik banget!
terus, ada juga yang duluan ngasih sebelum tanggalnya. kado itu adalah mp4 sesuai dengan keinginanku. datangya dari yang tersayang, ya pacarku. dia ngasih tuh kado 2 hari sebelum hari H ultahku.
terus, kado yang lainnya, pada nyusul setelah lebaran. rasanya, aku tuh jadi ultah selama satu bulan penuh. habis, masa iya, ada aja kado yang berdatangan setelah ultahku itu.
ada jam tangan yang aku dapatkan dari sobat kampusku. dari prio, ike dan juga faisal. terus, ada boneka lagi nih! duh, jadi tambah penuh deh tuh ranjang dengan boneka. boneka kura-kura belang warna dari liza, sama terakhir ada bros cantik yang baru aku dapatin 2 hari yang lalu dari uni dola.
hemmm... rasanya jadi gimana gitu... dapat perhatian dari mereka udah sangat membuat aku senang...
makasih ya semuanya...
thanks berat deh...

Jangan sebut kami BENGAK!

hari ini, dengan lantangnya, ia berkata, "Guru-guru di sini bengak !" aku yang hanya bisa mendengarkan dari dalam ruang guru, ter...